Air Mata

Rabu, Januari 20, 2010

Ingin ku mengeluh dan marah...
Pada semua pahit dan sakit ini
Ingin ku hancurkan semua di depan mata ini....
Air mata kenapa kau terus keluar tiada henti
Aku tau rasanya sakit
Aku tau rasanya dihianati
Aku tau rasanya sepi
Aku tau rasanya dimanfaatkan
Tapi kenapa harus sedih dan menangis ???
Tak cukup kah semua rasa pahit dan perih itu ???
Semakin hari semakin batinku berubah dan hancur
Entah ku harus bagaimana lagi
Ku hanya bisa diam dan tersenyum palsu
Menutupi semua kesedihan dlm hidupku....




Gaya Terlebay

Kamis, Januari 07, 2010


Angin berhenti berhembus
Api terasa dingin 
Es terasa panas membakar
Kar'na melihat gaya terlebay mu


Kau katakan tolong aku
Kau katakan bantu aku
Kau katakan ku tak mampu
Padahal penyakit gaya lebay mu


Kau bagai virus yang memperdaya
Kau membuat semua tertipu
Bukan kar'na ku iri atau tak sanggup
Tapi memang kau teramat lebay


Ingin ku buat lagu untukmu
Terlalu muak ku lihat gayamu
Tapi sayang lagu itu t'lah ada untukmu
Ya... please dech jangan lebay.....

Keserakahan Hantar Kehancuran


Apa yang kau cari
Apa yang kau pikir
Apa yang ingin kau kejar
Apa yang ingin kau gapai

Seakan tak ada habisnya
Seakan tak ada puasnya
Seakan kau tak dapat apa - apa
Seakan kau orang paling terpuruk

Kau katakan tak mampu
Kau katakan tak bisa seakan lemah
Kau kerutkan keningmu seakan beban berat
Kau sungguh tak beradab

Kini kau dapat lebih dari bayanganmu
Tapi kau bandingkan dan tak puas
Adakah moral dan perasaanmu serta syukurmu
Kau serakah dan lama nanti kan hancur

Kiamat Dalam Batin

Rabu, Januari 06, 2010


Mengapa batin ini koyak dan letih
Tak sama kuat dengan raga ini
 Sering jenuh ku dibuatnya
Batin... sakitkah kau di raga ini


Maaf bila ku s'lalu tak berimu indah
Maaf bila ku hanya bisa sedih
Maaf bila ku berselimut sakit hati
Maaf bila ku bernafas benci dan dendam


Seandainya pun bisa.....
Ku juga tak ingin kau tersiksa
Seandainya pun bisa.....
Ku ingin melepasmu hingga ku tak ada rasa


Setiap detik ku sakit dan menangis
Setiap langkah ku s'lalu kosong
Setiap nafas seakan tak hidup
Kar'na.... kiamat dalam batinku.....

Persahabatan Pudar Tak Mengarti

Banyak hal t'lah bersama kita lewati
Banyak suka dan tawa kita rasa
Banyak pula beban dan duka
Namun kini semua pudar......

Ku pikir kan membekas semua di hati
Namun semua pudar tak bersisa
Sakit... sakit.... taukah kau sakit rasanya
Ku terhenti tak dapat berkata lagi

Kadang sesal mucul sesaat di benak
Memikirkan arti dari lamanya waktu
Apa artinya semuanya s'lama ini.....
Seakan tertipu dan sia - sia 

Yah... semua t'lah pudar....
Yah... semua t'lah hilang....
Dan seakan semua percuma
Karena.... semua t'lah pudar.... 


TemanTermunafik


Dulu kau dekati aku dan slalu mendekat
Kiasan kerjasama slalu kau ucapakan
Kini kau berubah dan tunjukkan aslimu
Kau menikamku secara halus seakan tak ku rasa

Aku tau tujuan dan keinginanmu
Ku tau ambisimu namun jalanmu salah
Kau berubah menjadi arogan dan egois
Kau korbankan sebuah kepercayaan

Demi sesuatu yg tak abadi kau berubah
Rusak dan coreng rasa simpati ini
Yah sekarang kau sudah bersama dia
Merasa kau sehebat dan sama dengannya

Dan aku pun bisa berubah
Kini rasa simpati padamu telah sirna
Dan tak mungkin bisa ku beri lagi
Pergilah kau teman...raih sesuai jalanmu...