Aku Seperti Pisau Bermata Dua

Minggu, Januari 15, 2012

Sebesar apapun inginku
Seberapa kuat harapan dan tekadku
Aku seperti pisau bermata dua
Yang tak sepantasnya memiliki banyak keinginan

Aku seperti pisau bermata dua
Yang hanya bisa dipandang...
Namun tak bisa disentuh...
Rasa masa lalu yang buatku seperti itu

Banyak orang yang senang melihatku
Unik dan berkilau...
Namun kilauan itu karena tak pernah ada yang berani menyentuhku
Kilauan yang menunjukkan kesedihanku

Aku seperti pisau bermata dua
Adakah yang akan menggenggamku
Menahan sakit...
Atau bahkan mematahkan salah satu mata pisauku

Untuk menggenggamku selamanya...

Tak Percayaku Akan Takdir

Takdir...
Hal akhir yang diucapkan
Saat manusia merasa di ujung masalah
Saat akal sehat tak lagi bertindak

Takdir...
Ketika banyak orang tak ingin disalahkan
Ketika banyak orang lari dari masalah
Ketika banyak orang seakan menyalahkan Tuhan

Tak percayaku akan takdir
Tak percayaku akan hidup seperti boneka
Karena Dia sangat baik
Dan tak pernah memaksakan apapun

Tak percayaku akan takdir
Ketika Tuhan justru memberikan banyak pilihan
Jika manusia merasa menderita / apapun
Itu karena pilihan salah yang dipilih

Namun, Tuhanku amat baik
Skalipun pilihan salah yang dipilih
Dia tetap memberikan banyak pilihan
Dan selalu ada pilihan

Tak percayaku akan takdir...

Waktu Kepergianku

Rabu, Januari 11, 2012

Bahagia yang ku benih
Ku harap ku tuai pada waktunya
Sakit yang mungkin tak sengaja ku lempar
Ku harap dapat hilang saat waktunya datang

Kian hari saat waktu t'rus berjalan
Tiap tanggal dan waktu yang ku tatap
Buatku sadar akan waktunya
Kadang berat jika ku pikir yang ku sayang

Ini bukan pilihan yang bisa ku pilih
Tapi sesuatu yang harus ku jalani
Kadang takut pula yang ku rasa
Semoga bisa tercipta 'kenangan'

Kian lemah kian ku sadar
Kian lemah kian ku mempersiapkan
Bohongku hanya untuk tutupi sedih kalian
Kalian yang menyayangiku

Aku menyayangi kalian dimanapun aku...

Nikmati Semua Rasa

Mungkin sebagian orang sebut aku malang
Tak sedikit pula yang lontarkan 'kasihan'
Tapi yang aku rasa...
Mungkin aku orang yang paling beruntung

Ketika aku bisa nikmati semua rasa
Ketika aku bisa tertawa ataupun menangis
Ketika aku bisa diselimuti bahagia
Ataupun saat sedih & sakit yang menyelimuti

Dari tawa aku mengenal arti bahagia
Dari tangis aku mengenal arti sedih
Dari sakit aku mengenal arti kehilangan
Dan dari semua rasa itu ku mengenal hidup

Hela nafas panjang kadang ku lakukan
Seakan beristirahat sejenak dari nikmat
Nikmat dari semua rasa dalam hidup
Dan dari sana aku mengenal 'syukur'

Semua Datang & Pergi

Cinta...
Sahabat...
Nyawa sekalipun...
Akan ada saatnya pergi...

Bertahun-tahun ku alami
Bertahun-tahun ku pelajari
Dan kini aku tau dan menerimanya
Benar, hanya waktu yang bisa ubah sgalanya

Aku tak ingin tau sebabnya
Aku tak ingin memendam bekasnya
Yang ku tau...
Aku ingin datang untuk beri kebahagiaan

Ketulusan yang hanya ku punya
Jika memang harus ditinggalkan
Aku hanya bahagia dan berharap smua bahagia
Ya...semua datang dan pergi

Pergilah jika buatmu bahagia
Kar'na sakit & sedih biasa untukku
Jika tak bahagiapun...
Kembalipun padaku, aku akan memelukmu

Mainkan Hatiku Untuk Senyummu

Terkadang hatiku bergetar
Terkadang juga biasa saja
Sesekali ada rasa ingin memiliki
Sesekalipun ingin ku menghapusnya

Dan hal itu mungkin buatmu tersenyum
Tersenyumlah jika itu buatmu bahagia
Mainkan hati ini jika kau bisa tersenyum
Mainkan hati ini dan aku pun akan bertahan

Aku mungkin tak tau pikiranmu
Aku mungkin tak tau isi hatimu
Tapi aku tau mengapa aku begini
Hanya untuk melihat senyummu

Mungkin bodoh sebutanku
Mungkin sedih menyelimutiku
Tapi yang ku tau... Cinta tulus adalah...
Saat seseorang bisa berkorban untuk kita

Dan itu yang ku lakukan untukmu...

Dibenci Kar'na Cintamu

Masih ku ingat saat-saat itu
Saat dulu ku berlari dari semuanya
Tak tau arah, hanya sedih yang menuntunku
Di tempat pelariankulah kita bertemu

Sedih dan tangisku di pundakmu
Ya...menangis bersama sosok yang baru ku kenal
Kau berikan nyaman & sgala yang kau bisa
Kau coba agar ku tersenyum

Sayangku amat besar padamu
Namun sayangku bukan cintaku
Apakah aku menyakitimu
Dibenci kar'na cintamu

Aku hanya tak ingin berbohong
Ku tak mungkin mencintaimu jika memang tak bisa
Kamu amat baik dan aku tak ingin merubah itu
Mungkin kau bisa membenciku...

Apakah aku jahat & naif akan semua
Salahkah jika ku jujur
Bukankah lebih sakit jika ku paksakan
Lebih baik kau membenciku daripada ku harus membohongimu

Hatiku Bukan Baja

Sabtu, Januari 07, 2012

Sesekali kau buatku tersenyum
Tak sedikit pula sedih yang kau beri
Ini hanyalah sebuah perasaan
Perasaan yang sedang bermain di hatiku

Hatiku bukan baja
Ini hanya sebuah hati yang bisa rapuh
Hatiku bukan baja
Yang smakin ditempa smakin kuat

Ku coba bertahan
Ketika kau terus beri sakit itu
Namun....
Akupun tak sanggup lagi

Bukan karena sayangku tak besar
Bukan karena rasa ini sesaat
Bukan karena bosan menunggu
Tapi karena kau tak merasakan rasa yang sama

Alasan Bukan Benih Rasa Ini

Ku terka apa sebabnya
Ku coba tuk terus berpikir
Ku tunggu dan slalu menunggu
Sesekali ku memulainya

Mungkinkah karena kondisi & situasi ini
Mungkinkah karena dia yang tlah kau miliki
Mungkinkah karena pekerjaan yang ku jalani
Mungkinkah karena kau anggap ku tak dewasa

Andai kau tau rasa ini
Bukan karena kondisi, situasi dan rupamu
Bukan karena banyaknya tahun yang kau lalui
Bukan karena dia yang lebih dulu memilikimu

Rasa ini tumbuh tanpa sebab & alasan
Alasan yang sering membuat hubungan berakhir
Rasa inilah yang mungkin disebut tulus
Rasa ini yang tlah tumbuh skaligus kau hancurkan

Mungkin Bukan Kamu

Meninggalkan yang biasa ku lihat
Meninggalkan yang biasa ku nanti
Namun mungkin memang bukan kau
Mungkin bukan kamu orangnya

Berkali-kali ku mantapkan yakinku
Berkali-kali ku coba memulai
Berkali-kali ku coba menunggu
Tapi mungkin benar bukan kamu

Ku coba menerima & hapus rasa ini
Rasa sayang & juga kecewa
Rasa ingin memiliki & ingin menghapusmu
Sayang dan sakit ini akan ku hapus perlahan

Hari ini terakhirnya ku di sana
Tempat dimana aku melihatmu
Tempat dimana rasa ini tumbuh
Mungkin esok awal ku memulai menghapusnya

Sakitku

Kamis, Januari 05, 2012

Mungkin ku pikir ini saat yg tepat
Saat dimana aku mencari jawaban
Kepastian akan smua keraguan ini
Sebelum semua terlambat

Mungkin aku bodoh & di tepi resiko
Mungkin aku terlalu berani
Mungkin aku tak berpikir panjang
Tapi aku tak ingin terlambat

Sakitku saat ku tau kepastian itu
Tapi lebih sakit ketika aku tau
Aku tau dia berbohong
Haruskan kejujuranku berakhir seperti ini

Sakitku luar biasa
Membangkitkan kenangan pahit di masa lalu
Bila bisa ku minta satu hal
Aku ingin rasa ini tak perlu ada

Sakitku luar biasa
Air mata ini tak harusnya keluar
Sakitku tak tertahan
Tapi aku puas, mungkin bukan aku

Aku akan belajar melupakanmu
Mematikan rasa ini karena kepastian
Aku terbiasa dengan sakit ini
Aku berharap dapat menerima kekecewaan ini