Perpisahan Di Akhir Bali

Selasa, Oktober 25, 2011

Sempat ku acuhkan dirimu
Sempat ku tak peduli padamu
Mungkin karena rasa traumaku
Masa lalu yang tlah menyakitiku

Saat ku putuskan untuk "iya"
Kau sungguh menyenangkan
Menemaniku dengan tulus
Membuatku bahagia di sini

Sekarang adalah hari terakhirku di Bali
Yah...sebuah perpisahan
Sedih sangat ku rasakan
Tak mudah begitu saja ku lupakan

Banyak tawa & gembira tlah ku lewati
Dan itu semua karena kau
Sahabat yang baik padaku
Dan perpisahan ini sungguh sulit

Bukan karena Bali...
Bukan karena indahnya pantai yang biru
Bukan karena hembusan angin yg nyaman
Bukan karena terik matahari yang menghangatkan

Bukan...
Bukan karena tempat yang tak pernah ku kunjungi
Ini hanya sebuah tempat
Yang bisa ku kunjungi lagi suatu saat

Perpisahan di akhir Bali..
Ini yang sangat berat & sedih
Berpisah dengan sesosok sahabat
Yang slama ku di sini setia menemaniku
Mendengar keluh kesahku
Berusaha membuatku tersenyum dengan tulus & bahagia

Aku takut jika suatu saat tak bisa bertemu lagi...
Takut kehilangan sosok sepertimu
Takut tak bisa menemanimu untuk canda lagi
Dan aku benci perpisahan

Ku akan slalu berdoa...
Apa yang kau inginkan tercapai
Berdoa agar kau slalu bahagia & baik-baik saja
Berdoa agar kau terus tersenyum

Sungguh tak mudah...
Sungguh tak mudah...
Mengenal sahabat sepertimu...
Adalah kesempatan yang membahagiakan

Perpisahan di akhir Bali...
Dan ku berharap...
Akan ada...
Pertemuan kembali di Bali...

Pelarianku Di Pulau Bali

Minggu, Oktober 23, 2011

Bali, sebuah pulau dewata yang indah
Tempat dimana banyak orang bahagia
Tempat dimana orang memadu kasih
Tempat dimana semua terhibur

Namun, aku menunggu saat-saat ini
Yah, sebuah pelarian...
Ingin menyendiri & mengkoreksi diri
Ingin menghapus semua masalah & kepenatan
Berharap kembali dengan hati yang baru

Apakah aku berhasil?
Tak lama lagi aku akan kembali
Kembali ke dunia nyata tentang hidupku
Dan aku merasa gagal

Kenapa aku merasa aku gagal?
Di sini aku terhibur & senang
Di sini aku bebas & lepas
Tapi itu semua hanya sesaat

Bukan ini yang ku ingini saat ku di sini
Bukan ini...
Mungkin di sini ku bahagia & tertawa
Tapi, tersenyum bukan berarti aku bahagia

Aku bisa saja tersenyum,
Tapi saat ku duduk di pasir putih, deburan ombak, & hembusan angin pantai
Mereka seakan berbisik padaku
"Janganlah rapuh & lari, kami di sini slalu ditemani orang yang bahagia. Kelak kau harus datang bukan memberikan & membasahiku dengan air mata, tapi dengan bahagia & senyuman."

Ini hanyalah sebuah pelarian
Dan ku anggap ini waktuku beristirahat
Ku akan kembali dengan hati yang baru
Dan ku harus bisa hadapi semuanya

Ini hidup
Bukan dongeng yang slalu berakhir bahagia
Bahagia & sedih, bangun & jatuh...
Semua itu pilihan & aku yang tentukan

Akan ku buang semua kepalsuan ini
Tak ingin & tak mungkin ku terus seperti ini
Masalah mungkin datang tiada henti
Tapi aku pasti bisa melewatinya

Bali, pulau dewata yang indah
Terima kasih menemaniku saat ku berlari
Terima kasih jadi tempatku berteduh sejenak dari kesedihan
Terima kasih untuk seseorang yang menemaniku

Bali, suatu saat aku akan kembali
Bukan dengan kesedihan & air mata
Bukan dengan bahagia & senyuman palsu
Tapi dengan sebuah senyuman tulus dari hati dan ku berkata "Aku bahagia"

Sayap Sebuah Hati

Sahabat adalah sesuatu yang ku agung-agungkan dulu
Berkali-kali ku disakiti...
Berkali-kali pula ku menangis
Memberikan luka yang sangat

Ku putuskan untuk sendiri
Dan semua mengubah hidupku
Tak ada lagi air mata untuk sahabat
Aku kuat dan mati rasa

Namun, seiring berjalan waktu
Aku sadar sahabat terus berganti datang & pergi
Sekuat apapun aku menutup hati
Namun sahabat adalah sayap sebuah hati

Memberi pelengkap dalam hidup
Memberi pundak saat ku menangis
Memberi pelukan saat ku bahagia
Memberi senyuman saat dia sedih

Berkali ku tutup hati untuk sahabat baru
Namun sekarang ku menemukannya lagi
Kadang ku takut ketika ku bayangkan masa lalu
Tapi dia menjadi sayap hatiku

Membawaku terbang & slalu di hati
Yah.. Itulah sayap hatiku
Jika tak bertahan terbang bersamaku
Dia dapat rapuh & meninggalkanku

Sayapku, ku harap kau slalu setia
Bukan di depan atau di belakangku
Tapi temani aku disampingku
Karena aku sangat menyayangimu

Aku mungkin hanya sebuah hati yang cacat & rapuh
Tapi bersamamu, aku kuat...
Saat ku lemah tak sanggup berjalan
Kau mengangkatku terbang

Yah... Aku hanya hati yang haus akan kebahagiaan
Tapi bersamamu, aku tak kesepian
Saat ku dihantam ratusan debu
Kau kebaskan sayapmu untukku

Sahabat... Terima kasih...
Mungkin kadang ku masih takut untuk kehilangan ketika ku ingat masa lalu
Mungkin ku tak tau apakah selamanya kau menjadi sayapku & aku menjadi hatimu
Mungkin ku tak tau seberapa kau letih mengebaskan sayapmu untukku

Yang ku tau, saat aku mencurahkan semua ini, saat aku meneteskan air mata bahagia & haru karena memilikimu, aku hanya tau... Bahwa aku bahagia memilikimu...

Sahabat, temanilah aku selalu selama kau mau
Dan lepaskanlah aku untuk berjalan sendiri ketika kau lelah
Apapun yang terjadi, hanya untuk bahagia kau & aku

-Specially for Ipeh (my lovely sister)-