Lari Tak Bermakna Kabur

Sabtu, April 24, 2010

Ku suka berlari....
Bahkan terlampau sering ku lakukan
Namun ku tau kenapa itu ku lakukan
Yang pasti bukan untuk kabur dari kenyataan

Ku kuat hadapi semua kenyataan hidup
Karena ku masih punya iman dan Tuhan
Ku hanya berlari dari sesuatu yang buruk
Yang bisa menyakitkan dan berbekas di hati


Ku kuat dan ku tau itu....
Ku bisa menangis namun ku tersenyum setelahnya
Ku bisa lemah namun ku lebih kuat dari sebelumnya
Karena ku slalu belajar tiap detik ku hidup


Ku tak takut akan kematian
Dan berarti ku tak takut akan kepahitan hidup
Karena takut dan sakit adalah guru pembelajaranku
Dan ku lari tak bermakna ku kabur

Tertutup Bukan Berarti Munafik

Ku pikir lebih baik tertutup...
Ku pikir lebih baik menjaga semua rapat
Ku pikir tak perlu semua tau
Semua karena suatu alasan

Tak ada yang sempurna..
Begitu pun diriku dan semua
Aku hanya manusia biasa dan berusaha menjadi baik
Namun untuk jadi baik tak harus jadi yang terbaik


Aku tak mau bukan berarti ku tak mampu
Aku tak sanggup bukan berarti ku tak bisa
Ku bisa putar dan ubah semua
Namun apa banyak yang akan ku dapat


Tuhan slalu memberi warna dan banyak jalan
Namun tetaplah aku yang memilih
Dan aku berusaha tidak salah memilih
Karena ku tak pernah ingin kecewa dan mengecewakan

Dunia Gemerlap Sebuah Pelarian

Ketika ku duduk dan ku lihat
Banyak orang lari dan menutup semua
Lari dari sebuah kenyataan hidup
Kehidupan yang pahit dan tak tertahan
Ketika aku melihat dan mata ini terpejam
Ketika ku sadar semua senyum hanya palsu
Tawa hanya menutupi sedih dan tangis
Ku tau ini sebuah pelarian.....
Lari lah terus selagi itu membuat tangis menjadi tawa
Tak ada yang abadi...
Dunia gemerlap adalah kebanyakan jawaban
Dunia dimana manusi lari dari kenyataan

Ku pikir tak semua begitu...
Termasuk diriku... namun ternyata tidak.....
Tak tau apakah ini bentuk pelarian yang benar
Namun biarlah hati yang menjawab