Cinta Terbodoh

Selasa, November 02, 2010

Orang berkata cinta itu buta
Kadang juga dibilang cinta itu penuh rasa
Tapi kali ini ku katakan
Cinta itu bisa terlihat bodoh

Kau coba mempermainkan hati ini
Namun kau tak tau dan tak'kan pernah tau
Bahwa ku sudah baca gerak gerik bodoh mu
Berusaha menjerat hati ini


Ini memang sebuah cinta salah
Cinta yang aneh bahkan tak berujung
Tapi taukah kah ku tetap percaya cinta ini
Dan pasti ku temukan nanti


Cinta ini terlihat bodoh
Namun nikmat untuk disantap hatiku
Biarlah ku begini apa adanya
Ku hanya pikirkan ego ku bahwa pasti ada cinta

Terkekang Rasa Sayang

Minggu, Agustus 08, 2010

Aku ingin bebas lepas
Tak dibatasi dan tak terkekang
Aku ingin terbang lepas
Namun ku tau arah tujuan

Jangan kekang aku...
Kar'na ku sanggup sendiri
Jangan kekang aku...
Kar'na ku tau batasanku

Aku hanya ingin bebas lepas
Merasakan apa yang ku cari
Mengatur hidupku sendiri
Tanpa ada batasan dan alasan

Namun ini adalah...

Sebuah kekangan kasih sayang
Kadang ku galau untuk melawan
Kadang ku bimbang untuk memilih

Mengapa harus ada batasan dalam hidup
Mengapa ada kekangan dalam rasa sayang

Tatto Cinta

Sabtu, Agustus 07, 2010

Malam teraneh ku rasa...
Di hening sendiri ku mencari
Dan kini ku rasa ku temui
Tapi tak terbayang yang seperti ini

Tatto menyelimuti dirinya
Tatto menunjukkan jati dirinya
Dan tatto membuatku bisa membaca dirinya
Namun ku tak takut dan ada keyakinan kini


Ini bukan cuma perasaan dan firasatku saja
Tapi ku yakin perawakan dan luar bukan alasan
Ku merasa di balik tatto itu ada rasa
Ada kelunakan serta sesuatu yang ku cari selama ini


Ku namakan tattonya tatto cinta
Tatto yang buatku membaca dirinya
Yang menyadarkanku luar tak berarti dalam
Oh Tuhan diakah doaku s'lama ini

Jangan Pilih Aku

Rabu, Agustus 04, 2010

Sayang... itu yang bisa ku beri
Tulus... sesuatu hanya kau yang rasa
Benci... rasa yang tak pernah ku beri
Sakit... hal yang akan ku tanggung

Jadi....
Jangan memilih aku jika tak ingin
Jadi....
Jangan memilih aku jika bermaksud

Aku tak pernah ingin dipilih
Bila dusta dalammu
Aku tak pernah ingin dipilih
Jika manis namun berujung pahit

Pilihlah aku.....
Jika kau terima ini aku apa adanya....

Menghilang Sejenak

Aku datang karena berawal kesedihan
Aku senang pun berawal kesedihan
Dan kini saat ku kembali....
Untuk menghadapi sedih yang dulu ku rasa

Aku tak ingin berutang pada rasa ini
Rasa yang berbulan-bulan ku simpan
Dan kini saat yang tepat t'lah muncul
Maaf jika aku harus menghilang sejenak

Ini pilihan terbaik untuk ku ambil
Dulu ku t'lah lari....
Dan kini ku tak ingin lari lagi
Ingin ku tuntaskan s'mua sisa sedih ini

Menghilang sejenak adalah pilihanku
Menghilang dari dunia pelarianku
Kembali ke kehidupan dahulu
Yang akan ku lanjutkan dengan senyum

Cinta Bukan Ego

Cinta bagaikan nafas di dunia
Semua manusia merasa tau arti cinta
Dengan berbagai persepsi dan teori
Dengan kata manis terkadang sadis


Menurutku....
Cinta bukan tentang teori dan kata
Cinta hanya cukup dirasa
Terkadang juga perlu ditunjukkan


Cinta hanya berisi kasih dan sayang
Cinta bukan bahagia, sedih, sakit, dan nikmat
Cinta hanya kasih dan sayang yang TULUS
Rasa lain dari cinta muncul karena EGO


Kita hanya manusia....
Dominan dengan rasa ego
Bahagia, sedih, sakit, tawa kita yang atur
Cinta bukan ego


Bukan bentuk pelampiasan dari rasa

Cinta, Sex Atau Uang

Ingin ku tertawa sekeras mungkin
Di saat aku merasa orang terbodoh
Di kala aku menanti sebuah cinta...
Di suatu cinta terlarang
"Hey"....
Kadang kata itu menyadarkanku
Ini cinta terlarang dan tak akan nikmat
Yah dan memang itu yang ku rasakan
Di sini hanya ada tiga pilihan
Love...  sex... atau... uang....
Kadang aku merasa manusia tertolol
Ketika aku masih merasa masih ada cinta sejati

Ini memang cinta terlarang
Tapi bukan berarti tak ada cinta 
Cinta tentang rasa.....
Bukan tentang teoritis...


Sinar Cermin Dalam Mata

Rabu, Juli 28, 2010

Ketika aku tertawa berusaha bahagia
Ketika senyum ini lebar dan manis
Namun ada satu hal yang tak bisa ku tutupi
Sinar bola mataku yang tak bercahaya

Banyak yang bilang mata itu cerminan kita
Ya... benar dan tak bisa ku tutupi
Semanis apapun tawa dan senyum ini
Semakin redup pula cahaya mata ini

Oh Tuhan...lagi-lagi keluhku padaMu
Namun kapan cahaya ini kembali
Yang telah bertahun-tahun tak bersinar
 Hanya gelap, sakit, dan sedih isinya

Apakah aku tak layak mendapatkan kebahagiaan utuh
Apakah aku tak mampu meraih yang satu ini
Apakah sebuah karma yang ku dapat
Atau ini justru hidup berujung kebahagiaan

Akulah Sahabat Terbaik

Sahabat... Itulah yang ku miliki 
Sahabat... Itulah yang ku pertahankan
Sahabat... Itulah yang mungkin abadi
Yang akan mengunjungiku kelak bila mati

Sahabat tak perlu diucap...
Ketulusan sahabat cukup dirasa
Akulah sahabat terbaik untukmu
Kar'na ku tak pernah meninggalkanmu

Sebesar apapun beban yang kau pikul
Aku ingin membantu meringankannya
Akulah sahabat terbaik....
Yang kadang mengenalmu jauh lebih baik dari dirimu

Kadang kau caci maki, kadang kau lupakan
Namun aku di sini sayang...
Tetap setia membuka tanganku untukmu
Siap memelukmu kala semua meninggalkanmu

Aku tak pandai menghitung jasaku padamu
Aku tak pintar mencari kesalahanmu
Tapi aku cerdas memilih cara mendekapmu
Kar'na aku tulus sahabat....

Lapuk Menanti Sirna

Yang aku tau akan cinta...
Pahit, sakit, sedih kadang manis sejenak
Aku tak bersahabat baik dengan cinta
Namun sakit dan tangis adalah sahabatku

Ya... aku sangat mengenal baik apa itu sakit
Dan aku tau kenapa air mata slalu bersama sakit
Ibarat kayu lapuk... ku tinggal menanti sentuhan
Sentuhan yang bisa mensirnakan ku

Namun sayangnya untuk sirna pun sulit
Aku bagai tergantung di situasi yang salah
Di antara hidup ini banyak pilihan
Tapi adakah pilihan yang baik untuk ku pilih

Sampai kapan ini berakhir dan sirna
Sampai kapan aku menemukan jawaban atas semua
Sampai kapan lapuk ku tersentuh dan sirna
Penantian tak berujung bertanda akhir

Cinta Nista

Ketika hati ini mulai tak terkendali
Di dalam kesepian nan kosong
Tak hanya hampa tapi juga pilu
Tak hanya pertanyaan tapi juga tangis

Ketika aku merasa kebutuhan akan cinta
Seketika itu pula pikiran ini kembali
Apakah masih ada ketulusan....
Di sebuah cinta yang salah

Tangis sudah biasa muncul sebagai hiasan
Dan air mata hanya bumbu kesedihan ini
Ya Tuhan... berkali-kali ku berdoa
Bertanya dan menelaah tentang hidup nista ini

Berharap menemukan jawaban dan kuncinya
Namun mengapa hanya air mata yang keluar
Tak adakah manis abadi dari cinta nista ini
Dan mengapa akupun tak bisa menghindar

Lari Tak Bermakna Kabur

Sabtu, April 24, 2010

Ku suka berlari....
Bahkan terlampau sering ku lakukan
Namun ku tau kenapa itu ku lakukan
Yang pasti bukan untuk kabur dari kenyataan

Ku kuat hadapi semua kenyataan hidup
Karena ku masih punya iman dan Tuhan
Ku hanya berlari dari sesuatu yang buruk
Yang bisa menyakitkan dan berbekas di hati


Ku kuat dan ku tau itu....
Ku bisa menangis namun ku tersenyum setelahnya
Ku bisa lemah namun ku lebih kuat dari sebelumnya
Karena ku slalu belajar tiap detik ku hidup


Ku tak takut akan kematian
Dan berarti ku tak takut akan kepahitan hidup
Karena takut dan sakit adalah guru pembelajaranku
Dan ku lari tak bermakna ku kabur

Tertutup Bukan Berarti Munafik

Ku pikir lebih baik tertutup...
Ku pikir lebih baik menjaga semua rapat
Ku pikir tak perlu semua tau
Semua karena suatu alasan

Tak ada yang sempurna..
Begitu pun diriku dan semua
Aku hanya manusia biasa dan berusaha menjadi baik
Namun untuk jadi baik tak harus jadi yang terbaik


Aku tak mau bukan berarti ku tak mampu
Aku tak sanggup bukan berarti ku tak bisa
Ku bisa putar dan ubah semua
Namun apa banyak yang akan ku dapat


Tuhan slalu memberi warna dan banyak jalan
Namun tetaplah aku yang memilih
Dan aku berusaha tidak salah memilih
Karena ku tak pernah ingin kecewa dan mengecewakan

Dunia Gemerlap Sebuah Pelarian

Ketika ku duduk dan ku lihat
Banyak orang lari dan menutup semua
Lari dari sebuah kenyataan hidup
Kehidupan yang pahit dan tak tertahan
Ketika aku melihat dan mata ini terpejam
Ketika ku sadar semua senyum hanya palsu
Tawa hanya menutupi sedih dan tangis
Ku tau ini sebuah pelarian.....
Lari lah terus selagi itu membuat tangis menjadi tawa
Tak ada yang abadi...
Dunia gemerlap adalah kebanyakan jawaban
Dunia dimana manusi lari dari kenyataan

Ku pikir tak semua begitu...
Termasuk diriku... namun ternyata tidak.....
Tak tau apakah ini bentuk pelarian yang benar
Namun biarlah hati yang menjawab






Air Mata

Rabu, Januari 20, 2010

Ingin ku mengeluh dan marah...
Pada semua pahit dan sakit ini
Ingin ku hancurkan semua di depan mata ini....
Air mata kenapa kau terus keluar tiada henti
Aku tau rasanya sakit
Aku tau rasanya dihianati
Aku tau rasanya sepi
Aku tau rasanya dimanfaatkan
Tapi kenapa harus sedih dan menangis ???
Tak cukup kah semua rasa pahit dan perih itu ???
Semakin hari semakin batinku berubah dan hancur
Entah ku harus bagaimana lagi
Ku hanya bisa diam dan tersenyum palsu
Menutupi semua kesedihan dlm hidupku....




Gaya Terlebay

Kamis, Januari 07, 2010


Angin berhenti berhembus
Api terasa dingin 
Es terasa panas membakar
Kar'na melihat gaya terlebay mu


Kau katakan tolong aku
Kau katakan bantu aku
Kau katakan ku tak mampu
Padahal penyakit gaya lebay mu


Kau bagai virus yang memperdaya
Kau membuat semua tertipu
Bukan kar'na ku iri atau tak sanggup
Tapi memang kau teramat lebay


Ingin ku buat lagu untukmu
Terlalu muak ku lihat gayamu
Tapi sayang lagu itu t'lah ada untukmu
Ya... please dech jangan lebay.....

Keserakahan Hantar Kehancuran


Apa yang kau cari
Apa yang kau pikir
Apa yang ingin kau kejar
Apa yang ingin kau gapai

Seakan tak ada habisnya
Seakan tak ada puasnya
Seakan kau tak dapat apa - apa
Seakan kau orang paling terpuruk

Kau katakan tak mampu
Kau katakan tak bisa seakan lemah
Kau kerutkan keningmu seakan beban berat
Kau sungguh tak beradab

Kini kau dapat lebih dari bayanganmu
Tapi kau bandingkan dan tak puas
Adakah moral dan perasaanmu serta syukurmu
Kau serakah dan lama nanti kan hancur

Kiamat Dalam Batin

Rabu, Januari 06, 2010


Mengapa batin ini koyak dan letih
Tak sama kuat dengan raga ini
 Sering jenuh ku dibuatnya
Batin... sakitkah kau di raga ini


Maaf bila ku s'lalu tak berimu indah
Maaf bila ku hanya bisa sedih
Maaf bila ku berselimut sakit hati
Maaf bila ku bernafas benci dan dendam


Seandainya pun bisa.....
Ku juga tak ingin kau tersiksa
Seandainya pun bisa.....
Ku ingin melepasmu hingga ku tak ada rasa


Setiap detik ku sakit dan menangis
Setiap langkah ku s'lalu kosong
Setiap nafas seakan tak hidup
Kar'na.... kiamat dalam batinku.....

Persahabatan Pudar Tak Mengarti

Banyak hal t'lah bersama kita lewati
Banyak suka dan tawa kita rasa
Banyak pula beban dan duka
Namun kini semua pudar......

Ku pikir kan membekas semua di hati
Namun semua pudar tak bersisa
Sakit... sakit.... taukah kau sakit rasanya
Ku terhenti tak dapat berkata lagi

Kadang sesal mucul sesaat di benak
Memikirkan arti dari lamanya waktu
Apa artinya semuanya s'lama ini.....
Seakan tertipu dan sia - sia 

Yah... semua t'lah pudar....
Yah... semua t'lah hilang....
Dan seakan semua percuma
Karena.... semua t'lah pudar.... 


TemanTermunafik


Dulu kau dekati aku dan slalu mendekat
Kiasan kerjasama slalu kau ucapakan
Kini kau berubah dan tunjukkan aslimu
Kau menikamku secara halus seakan tak ku rasa

Aku tau tujuan dan keinginanmu
Ku tau ambisimu namun jalanmu salah
Kau berubah menjadi arogan dan egois
Kau korbankan sebuah kepercayaan

Demi sesuatu yg tak abadi kau berubah
Rusak dan coreng rasa simpati ini
Yah sekarang kau sudah bersama dia
Merasa kau sehebat dan sama dengannya

Dan aku pun bisa berubah
Kini rasa simpati padamu telah sirna
Dan tak mungkin bisa ku beri lagi
Pergilah kau teman...raih sesuai jalanmu...